Azra Tech · MARCH SMA MUHAMMADIYAH 1 SURABAYA (MASTERING)
Berita

Berita

Peringati 1 Muharram 1448 H, SMAMSA Surabaya Perkuat Sinergi Guru dan Orang Tua dalam Pendidikan Karakter

SMA Muhammadiyah 1 Surabaya (SMAMSA) bersama Komite Sekolah menggelar Pengajian Akbar dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang dihadiri guru, wali murid, dan keluarga besar sekolah ini menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh siswi SMAMSA Surabaya. Selanjutnya, Ketua Panitia, Nur Fitriah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa pengajian tersebut diselenggarakan sebagai upaya membangun sinergi yang lebih erat antara guru dan wali murid.

Menurut Nur Fitriah, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh peran sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif keluarga. Karena itu, komunikasi dan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter.

"Saya berharap melalui pengajian ini dapat terbangun sinergi dan kolaborasi antara guru dan wali murid sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang nyaman dan mampu menghadirkan hasil yang lebih baik bagi anak-anak kita," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, panitia menghadirkan Prof. Benny Prasetyo, S.Th.I., M.Pd.I., Rektor Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, sebagai pemateri utama. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara tenaga pendidik di sekolah dan orang tua di rumah untuk mencetak generasi penerus peradaban.

Prof. Benny menjelaskan bahwa makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan cara berpikir dan peningkatan kualitas spiritual. Menurutnya, semangat hijrah perlu diwujudkan dalam upaya membangun generasi yang bertakwa, berilmu, dan berakhlak mulia.

Ia mencontohkan perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah yang penuh tantangan. Dari peristiwa tersebut, kata dia, terdapat pelajaran bahwa cita-cita besar hanya dapat dicapai melalui ikhtiar yang sungguh-sungguh.

"Jika kita ingin melahirkan generasi yang unggul, maka usaha yang dilakukan juga harus besar. Guru dan orang tua harus berjalan bersama dalam membentuk karakter anak-anak agar mereka memiliki masa depan yang cerah," tuturnya.

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Surabaya, Yulianto, turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pengajian akbar menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kesamaan visi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik peserta didik.

"Mudah-mudahan setelah mengikuti pengajian ini kita mendapatkan ilmu dan wawasan yang bermanfaat serta memberikan dampak positif bagi kehidupan kita ke depan," kata Yulianto.

Antusiasme juga datang dari para wali murid yang hadir. Mereka menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan tambahan wawasan mengenai pendidikan anak, tetapi juga membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan pihak sekolah.

Salah seorang wali murid mengaku memperoleh banyak pengetahuan dan inspirasi tentang pola pengasuhan yang dapat diterapkan di rumah. Ia berharap sinergi yang terjalin antara sekolah dan orang tua dapat terus diperkuat demi mendukung perkembangan peserta didik.

Selain menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, pengajian akbar ini juga diharapkan menjadi momentum refleksi untuk memperbaiki kualitas diri dan meningkatkan semangat beribadah.

Nurul Hidayah menyampaikan bahwa datangnya bulan Muharram merupakan kesempatan untuk membuka lembaran baru yang lebih baik, termasuk dalam membangun kolaborasi antara guru, orang tua, dan peserta didik.

"Momentum 1 Muharram ini mengingatkan kita untuk terus berbenah diri. Melalui kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga, diharapkan motivasi siswa dalam beribadah, belajar, dan meraih prestasi dapat semakin meningkat," ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, SMAMSA Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem pendidikan yang melibatkan seluruh unsur, baik sekolah maupun keluarga, guna mencetak generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Penulis: Meilina (Tim Jurnalistik SMAMSA)


Share to :

0 Komentar

Kirim Pesan