Azra Tech · MARCH SMA MUHAMMADIYAH 1 SURABAYA (MASTERING)
Berita

Berita

LDKS Smamsa 2026, Tekankan Perkaderan Progresif

Trawas (11/09/26), SMA Muhammadiyah 1 Surabaya melaksanakan kegiatan LDKS 2026. Kegiatan ini difasilitasi oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Smamsa periode 2025/2026. Aacara yang dilaksanakan selama tiga hari ini diisi sengan pelbagai macam kegiatan untuk meningkatkan kualitas keorganisasian para peserta, seperti hari pertama materi Ke-IPM an, profesionalisme kader, dan Manajemen Kepemimpinan. Kemudian hari kedua dan ketiga, beralih ke dalam kegiatan outdoor yang diadakan di Villa Emak, Trawas.

Selain diikuti oleh siswa dan siswi, LDKS juga dikawal oleh Mochammad Yulianto, sebagai Kepala Sekolah, Sahru sebagai Wakesek Bidang Kesiswaaan, dan Guru pendamping lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa, SMA Muhammadiyah 1 Surabaya berkomitmen untuk membentuk kader-kader IPM agar lebih progresif lagi. Sejalan dengan itu, menurut Yulianto, sebagai Kepsek, menganggap bahwa LDKS merupakan wadah khusus untuk menumbuhkan skill leadership para siswa dan siswi ditengah arus perkembangan zaman.
“Kalau itu mungkin kita bisa merubah konsep untuk generasi yang sekarang. Supaya leadership ini bisa berjalan sebagaimana mestinya. Seperti di luar sana, kondisi masyarakat dan sosial media ini tidak menguntungkan bagi perkembangan leadership anak-anak.” Ujar Yulianto.

Kemudian, Ia menambahkan bahwa semenjak berlangsungnya wabah Covid-19 terdapat pergeseran orientasi kepemimpinan siswa yang mana hal ini mengalami pergeseran yang cukup mendalam.
“Semenjak covid itu pergeseran leadership anak-anaknya mengalami penurunan deras di sini. Kalau itu mungkin kita harusnya bisa menyesuaikan konsep untuk generasi yang sekarang.” Tambahnya.

Tak cuma itu, Wakasek Bidang Kesiswaaan, Sahru, menekankan momen LDKS ini hadir bukan hanya dijadikan sebagai momentum untuk membentuk kualitas leadership siswa, melainkan juga sebagai wadah guna menentukan 20 formatur yang akan menjadi Pimpinan IPM Smamsa 2026/2027.
“LDKS bukan hanya melatih anak untuk menjadi pemimpin yang baik. Disitu juga termasuk tahap seleksi untuk 20 calon formatur yang akan kita pilih ke depan. Karena tonggak estafet ke IPM ini akan terus berganti.” Ujar Sahru.

20 formatur yang telah dipilih tersebut kemudian akan direduksi menjadi 10 formatur dan akan dihadirkan dalam formasi uji publik dengan adu gagasan di depan siswa dan siswi Smamsa, dengan pola semacam ini bisa menjadi wacana untuk mengetahui bagaimana gagasan sekaligus visi dan misi para calon formatur pimpinan guna melanjutkan estafet kepemimpinan IPM Smamsa. 
“Alhamdulillah sudah menemukan 20 nama anak yang akan kami masukkan di formatur. Itu pun akan kita tes lagi menjadi 10 formatur. Jadi, diberi kesempatan yang sama, menyiapkan visi misi, kita uji lagi di pabrik, di Smamsa.” Imbuhnya.

Kegiatan LDKS 2026 ini diikuti oleh puluhan peserta dari kelas 10 hingga 11 dengan motivasi untuk meningkatkan skill leadership mereka. Kegiatan yang dimulai dari tanggal 9-11 September ini berakhir secara khidmat dengan para siswa-siswi membawa catatan penting terkait ilmu yang mereka dapatkan dalam kegiatan tersebut.

 

Penulis, Yogaraksa Ananta


0 Komentar

Kirim Pesan