Azra Tech · MARCH SMA MUHAMMADIYAH 1 SURABAYA (MASTERING)
Berita

Berita

Sengit dan Meriah, Hari Ke-2 Merdeka Fest SMAMSA 2026 Gelar Lomba Gobak Sodor hingga Mobile Legends

SURABAYA — Suasana semarak kembali menyelimuti kompleks SMA Muhammadiyah 1 (SMAMSA) Surabaya pada Rabu (12/8/2026). Memasuki hari kedua rangkaian agenda tahunan Merdeka Fest SMAMSA 2026, ratusan siswa dari kelas X hingga XII tampak antusias memadati area sekolah untuk mendukung tim kelas masing-masing.

Ketua Panitia Pelaksana, Lubabul Hadziq, menjelaskan bahwa agenda hari kedua ini memfokuskan dua cabang perlombaan utama, yakni olahraga tradisional gobak sodor dan e-sports Mobile Legends.

"Lomba gobak sodor dipusatkan di Aula Buya Hamka, sedangkan babak penyisihan hingga semifinal Mobile Legends dilaksanakan di ruang kelas XI-3," terang Lubabul di lokasi acara.

Ia menambahkan, persaingan di cabang Mobile Legends berlangsung sengit dan menyita waktu lebih lama dari perkiraan karena ketatnya adu strategi antar-tim. Dari babak semifinal yang berlangsung alot, kelas XII-3 dan XII-4 berhasil mengamankan tiket menuju babak Grand Final.

"Juara Mobile Legends akan ditentukan besok pada partai Grand Final yang mempertemukan tim kelas XII-3 melawan XII-4. Hasil resminya akan ditayangkan di pusat informasi sekolah," lanjutnya.

Sementara itu, persaingan sengit pada cabang gobak sodor telah menuntaskan babak akhir. Tim dari kelas XII-4 keluar sebagai juara pertama setelah berhasil mengungguli tim kelas XII-3 yang harus puas menempati posisi runner-up.

Keseruan Suasana Lomba Gobak Sodor di Aula Buya Hamka SMAMSA (Foto: Alvino Rendyansyah)

Antusiasme tinggi turut dirasakan oleh para peserta. Anisah, siswi kelas XI-3 yang berlaga di cabang gobak sodor, mengaku bangga dengan dukungan dari para penonton. Menurutnya, seluruh warga sekolah mengikuti jalannya perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.

Hal senada disampaikan oleh peserta lomba Mobile Legends, Hibban Muhammad. Meski sempat diwarnai kendala teknis, ia menilai ajang ini menjadi wadah kompetisi yang sangat positif.

"Pertandingan berlangsung sangat kompetitif karena lawan memiliki kemampuan yang merata. Memang sempat ada kendala teknis seperti jaringan yang kurang stabil, tetapi secara keseluruhan acara berjalan lancar. Saya berharap peserta yang belum berhasil tahun ini bisa mendapat kesempatan lagi di event berikutnya," tutur Hibban.

 

Penulis: Alvino Rendyansyah


0 Komentar

Kirim Pesan